Mencarikan “Jodoh” untuk Asian Youth Day 2017

Hari-hari ini saya disibukkan dengan mendengarkan dan mencermati lagu-lagu yang diajukan dalam Lomba Theme Song untuk Asian Youth Day 2017; Event ini merupakan perjumpaan orang muda Katolik se-Asia yang akan diselenggarakan di Indonesia tahun depan. Hampir 70 lagu terkumpul, dalam segala bentuk penyajiannya; ada yang terekam dengan baik, rekaman handphone, sajian tulisan notasi balok, maupun angka.

download

444

Bersama Pak Djaduk Ferianto dan Romo Lukas Heri Purnawan MSF dalam komunikasi yang intensif, kami membicarakan nomor-nomor lagu yang menarik (pihak panitia menghapus nama dan memberi kode angka). Saya pribadi menyimpulkan lagunya bagus-bagus. Melodinya menarik hati. Saya cukup intensif mengamati setiap rekaman maupun teksnya. Terlebih lagi untuk teks-teks yang dikumpulkan tanpa rekaman. Perlu mengintepretasi dari teks menjadi gaya lagu yang mungkin diinginkan peserta.

Banyak aspek yang bisa dinilai. Dari aspek lagu; melodinya, pilihan progresi harmoninya, kontras refrain dan baitnya, susunan bentuk lagunya, pemilihan nada dasar, semangat lagu, dan sebagainya.

Dari aspek syairnya; isi syair, pilihan kata, frase kata yang dipilih, seberapa mengalirnya syair, seberapa selarasnya syair dan lagu, rima, dan sebaginya.

Dari keseluruhan lagunya; apakah mudah dihafal, rasa lagunya, daya tariknya, dan sebagainya.

Pak Djaduk Ferianto sendiri mengingatkan saya tentang fungsi theme song ini nantinya. Romo Bayu Edvra, Pr juga mengatakan bahwa bukan bukan kualitas rekaman yang dinilai, tapi betul-betul ‘materi/isi’ lagunya, apapun penyajian yang diserahkan.

images

Di antara begitu banyak aspek yang bisa dinilai itu, saya menyadari tugas saya tak lebih dari

MAK COMBLANG

MAK COMBLANG yang bertugas menentukan “jodoh” antara Event AYD ini dengan lagu-lagu yang dicalonkan. Yang bagus banyak. Namun, yang jadi “jodoh resmi”nya hanya satu

IMG_6723

Di tengah tumpukan kertas teks musik, lembar penilaian, headphone, dan laptop pemutar lagu saya memejamkan mata dan bertanya dalam doa

“Lagu manakah yang paling cocok untuk jadi theme song Event AYD?”

Semoga Roh Kudus membimbing kami para juri dan menuntun pada lagu yang paling cocok serta berjodoh dengan Event ini.

Menurut saya, siapa yang telah mengumpulkan lagu-lagu itu sudah menjadi pemenang. Mereka mau, berani, dan berusaha untuk membuat karya bagi AYD 2017. Dari setiap karya pasti ada proses di balik layar; bagaimana repotnya menulis, menyajikan dalam notasi, menterjemahkan ke bahasa yang berbeda, mencetak, berproses bersama kawan, rekaman, revisi, sewa studio, pengiriman yang harus mengejar waktu, dan sebagainya. Tuhan Yesus memberkati semua proses itu.

Lagu-lagu di hadapan saya ini menunjukkan bahwa Gema AYD sudah ada di hati anda, para peserta; masing-masing dengan nada dan kata yang diolah dengan sisi kreativitas pribadi anda. Maka, AYD bukan hanya menjadi event di “luar” diri anda, tetapi sudah menjadi sesuatu yang ada di “dalam” pribadi anda.

Selamat.

Pernah terdengar sebuah gagasan panitia bahwa lagu-lagu yg bagus dan layak akan dijadikan album, supaya banyak lagu yang bagus dan dibikin dengan susah payah ini bisa juga didengar banyak orang.

Rapat akhir akan diadakan hari ini.

Doakan kami.

www.musicinu.com

2 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *