Yang Terpenting dari Gitar ( 7 Tips Pilih Gitar)

Jika ingin membeli gitar, kita harus menyesuaikan dengan berbagai hal. Terutama untuk apakah gitar itu dan jangkauan harga. Hari ini, saya membeli gitar untuk kepentingan recording. Jadi, yang saya butuhkan adalah gitar akustik elektrik (yang ada spul/ pick up nya). Setelah bugdet ada, maka saya medatangi 6 toko gitar di Jakarta Barat. Toko 1,2,3 tidak ada yang “sreg”. Di toko yang ke 4-lah, saya mendapatkan gitar dengan suara bagus. Namun sayang tidak ada spul (pick up) sehingga tidak bisa dicolok untuk direct ke ampli. Semula memang saya ingin beli cort atau yamaha seri apx. Namun ternyata, suara gitar Takamine itu lebih membuat jatuh hati. Saya bandingkan hingga beberapa kali. Gitar Takamine ini yang paling bagus. suaranya. Saya mencoba memperdengarkannya kepada teman tanpa menunjukkan merknya, dan dia bilang, suaranya lebih oke, bahkan dengan gitar yg harganya 2 kali lipat. Walaupun begitu, karena tidak ada spulnya, saya putuskan untuk coba ke toko lain. Toko ke 5 dan ke 6 memiliki pilihan lain yang variatif juga. Harganya paling murah 3,5 juta. Beberapa kali tes, ternyata hati masih lebih “sreg” dengan suara takamine yang tadi. Balik lagi ke toko nomer 4. Saya dengarkan lagi, memang itu suara terbaik. Setelah dipikir kembali, bahwa berdasarkan pengalaman, kalau recording kita lebih banyak mengandalkan todong mic daripada line directnya. Maka saya ambil itu, karena dia memiliki unsur terpenting dari gitar: .SUARANYA BAGUS. Mengapa suara gitar bisa bagus? Menurut saya, karena kombinasi bahan-bahan yang dipakai dalam gitar tersebut, presisi perhitungan proses pembuatan yang bagus. Menurut saya, gitar yang satu dengan yang lain pasti relatif berbeda suaranya meskipun merk dan tipenya sama. Itu semua karena kayu satu dan lainnya memiliki serat dan berbeda. Kombinasi dari kayu-kayu tersebut pun akan membuat masing-masing gitar memiliki suara yang berbeda pula. Kebetulan saya membuka spesifikasi dari gitar ini. Dan ini yang bisa kita ketahui: d series takamine Di situ bisa kita lihat jenis-jenis kayu yang digunakan: spruce, mahogany, dan rosewood. Sementara karakter dari kayu-kayu itu bisa dilihat di sini: karakter kayu Soal spul? Yap, sewaktu-waktu kita butuh spul juga untuk kebutuhan manggung. Spul external menjadi piluhan. Tenyata suaranya boleh juga. Karena suara gitar ini bagus, dengan spullini pun, hasil outputnya bagus. Toh, gitar ini akan lebih banyak dipakai untuk recording yang mengandalkan todong mic. Dan metode todong mic amat mengandalkan suara gitarnya yang oke. Konon Takamine G series yang suaranya paling oke, tetapi untuk saat ini saya dijodohkan dengan Takamine D series. Sifat suara/ karakternya cocok dengan yang saya inginkan ; warm, tebal (good low), tidak terlalu bright, “renyah” dan suaranya bulat. Finishing juga baik. Di bawa ke tempat yang bisa kena sinar matahari langsung, warnanya tetap oke. Ada sedikit bercak di bodi bawah, tpi itu tidak mengurangi keyakinan karena suaranya yang mempesona.Tunggu review suaranya beberapa hari lagi. Tips bagi mereka yang mau membeli gitar: 1. Sebaiknya datang ke toko dan mainkan sendiri. 2. Sebaiknya ajak teman atau guru yang mengerti dan berpegalaman di dunia gitar. Untuk mengatakan “bagus”, kuping butuh pengalaman. 3. Sesuaikan dengan bugdet dan tujuan membeli gitar. 4. Jangan tidak percaya diri dengan tulisan “made in Indonesia” atau “crafted in indonesia”. Yang terpenting adalah suaranya. 5. Sebenarnya warna atau bentuk bodi adalah pertimbangan nomer sekian. Kecuali kalau memang anda kolektor dan sudah punya beberapa gitar yang bisa diandalkan, maka boleh-boleh saja memilih gitar berdasarkan warna/ cat bodinya. 7. Untuk melihat kualitas finishingnya, bawalah ke tempat yang terkena cahaya matahari, dari situ bisa dilihat; mana catnya jelek dan yang memang oke. www.musicinu.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *